Investasi dengan Modal Minim? Ya Investasi Forex!

Investasi Forex2

Kunci sukses secara finansial tidak lain kecerdasan dalam mengelola keuangan. Selain membelanjakan keuangan dengan skala prioritas, Anda dituntut mengembangkan pendapatan dengan jalan investasi. Pendapatan minim sehingga tidak memungkinkan diri untuk melakukan investasi? Bukan alasan karena ada investasi dengan modal minim, benarkah? Yup, investasi forex tempatnya. Minimal Anda punya modal $100 saja, investasi forex bisa dilakukan. Broker forex sebagai pihak yang menghubungkan Anda dengan pasar uang bakal memberikan pinjaman dalam bentuk ratio perbandingan yang ditentukan dengan akun riil yang telah dibuat. Bagaimana, tertarik melakukan investasi forex?

Apa saja syarat-syaratnya?

Ada syarat-syarat yang harus Anda penuhi ketika berinvestasi forex. Apa saja?

  • Akun riil. Sebelumnya, akun riil harus terlebih dahulu dibuat dari broker forex untuk bisa melakukan trading. Sejatinya, ada 4 jenis akun riil yang ditawarkan yakni akun nano, mikro, mini, dan standar. Pembelian akun riil standar relatif lebih banyak dibanding lainnya. Sebaiknya pertimbangkan kemampuan & pengalaman yang dimiliki.
  • Plaftorm forex. Platform ini menampilkan situasi market forex serta instrumen-instrumen yang bisa digunakan trader untuk open/close order, setting take profit/stop loss, dsb. Kriteria platform forex yang penting dipilih: punya akses cepat, miliki indikator teknikal, fitur bahasa yang lengkap, dan bisa diakses lewat mobile.
  • Pasangan mata uang. Untuk bisa trading, Anda juga memerlukan pasangan mata uang. Pada dasarnya, masing-masing mata uang sudah memiliki pasangan masing-masing. Seperti berikut: GBP/USD, USD/JPY, NZD/USD, EUR/USD, dsb. GBP/USD terkenal agresif, cocok bagi Anda yang ingin cepat dapat keuntungan. USD/JPY bergerak pelan/stabil, cocok yang takut dengan resiko tinggi.

Bagaimana manajemennya?

Butuh manajemen yang apik untuk bisa sukses dalam investasi forex. Berikut:

Manajemen modal

Setiap trader harus memiliki manajemen modal saat trading forex. Tujuannya agar modal tidak tergerus meski mengalami kerugian. Bagaimana caranya? Dengan menetapkan pembatasan resiko untuk setiap trade. Misalnya, Anda memiliki modal lebih kurang $5.000 dengan batasan resiko per trader sebesar 4%. Artinya, kerugian yang dialami untuk setiap transaksi tidak boleh lebih dari $200 (4% x $5.000). Apabila transaksi pertama mengalami kerugian berarti resiko per trade sebesar 4% bakal dikalikan dengan $4.800 dan begitu seterusnya. Tak lupa untuk memiliki batasan resiko maksimum misalnya 40% dari modal awal. Apabila kerugian yang dialami mencapai $2.000, sebaiknya berhenti dahulu & lakukan evaluasi. Manajemen modal bukan hanya bertujuan untuk melindungi modal, melainkan untuk menambah modal salah satunya dengan position sizing. Anda telah menetapkan batasan kerugian maksimal 40% & batasan kerugian per trade 4% dari modal $5.000. Analisa teknikal menunjukkan batasan resiko sebesar 100 pips atau $100. Berarti besaran lot yang bisa Anda buka adalah $200 : $100 = 2 pips. Jika mengalami keuntungan sehingga memperbesar modal bisa naikkan besaran lot transaksi.

Manajemen resiko

Dibalik keuntungan menjanjikan dalam trading forex, tersimpan resiko tinggi. Ini dikarenakan pergerakan tren market yang sangat fluktuatif. Akan hal ini, Anda patut memiliki manajemen resiko guna meminimalisir bahkan mencegahnya. Caranya? Dengan menetapkan stop loss yang pada prinsipnya bakal menutup posisi secara otomatis apabila tren menyentuh batasan kerugian yang telah ditetapkan. Strategi lainnya adalah dengan switching, melakukan open order yang searah dengan tren sebelumnya dengan harapan mengembalikan kerugian sebelumnya. Switching bisa dilakukan tren bergerak kencang. Bisa juga dengan averaging, open order pada posisi berlawanan dengan tren sebelumnya dengan asumsi tren tidak selamanya bergerak satu arah. Averaging sangat beresiko, makanya trader dengan modal minim tidak dianjurkan.