Mengapa Disarankan untuk Memilih Broker Berpengalaman?

Broker forexSemakin tingginya minat orang-orang untuk berdagang valas, maka semakin banyak pula broker atau pialang forex yang bermunculan. Mereka benar-benar memanfaatkan situasi ini dengan sebaik mungkin guna menghasilkan uang. Sayangnya, tidak semua dari pialang valas yang ada dapat dipercaya. Terbukti dengan banyaknya para trader yang mengeluhkan minimnya peran broker dalam transaksi yang mereka lakukan sehingga mereka sering merugi. Oleh sebab itu, para trader disarankan untuk tidak asal pilih broker. Diharapkan kehati-hatian dalam memilih jika tidak ingin mengalami kerugian besar.

Apakah Anda seorang trader pemula yang berencana untuk bekerjasama dengan broker? Jika iya, sangat disarankan untuk memilih broker berpengalaman. Mengapa? Temukan alasannya di bawah ini:

Memiliki keefektifan dan keefisienan dalam bekerja

Tidak dapat dipungkiri bahwa semakin banyak pengalaman pialang forex maka semakin efektif dan efisien kerja mereka. Mereka cepat tanggap dalam membantu para trader yang bekerjasama denganĀ  mereka. Misalnya, ketika mereka tahu bahwa trader masih ragu dengan hasil analisa mereka, mereka akan memberikan informasi terkait hasil analisa tersebut yang bisa digunakan sebagai referensi dan bukti. Dengan demikian, para trader bisa merasa yakin untuk melakukan transaksi, entah itu memasang posisi buy atau sell.

Berbeda halnya dengan pialang yang kurang berpengalaman. Pada umumnya, mereka bekerja sesuai bayaran yang mereka terima. Itu artinya, jika bayaran mereka tinggi, kinerja mereka juga akan semakin baik. Namun, jika bayaran mereka rendah, layanan yang diberikan pun ala kadarnya saja.

Menghindarkan trader dari kerugian besar

Rugi dalam berdagang valuta asing adalah hal yang wajar karena setiap trader pasti akan mengalami hal ini. Namun, kerugian yang didapatkan tidak diharapkan untuk menjadi kerugian besar. Di sinilah tugas para broker, yaitu untuk menghindarkan trader dari kerugian yang besar tersebut. Caranya? Mereka akan membantu trader menganalisa pergerakan nilai mata uang dan tren yang sedang terjadi di pasar. Kemudian, mereka juga akan menganalisa melalui platform-platform tertentu untuk mendapatkan prediksi pergerakan mata uang selanjutnya.

Perlu diketahui bahwa apabila trader melakukan semua hal ini sendirian, tentu ada kemungkinan besar untuk mereka mengalami kerugian besar. Begitu juga halnya jika mereka bekerjasama dengan broker yang kurang berpengalaman, mereka tetap akan mengalami kerugian besar cepat atau lambat karena kinerja broker yang masih perlu dipertanyakan.

Membantu trader menghemat pengeluaran

Coba bayangkan jika setiap kali melakukan transaksi, trader mengalami kerugian 300-500 dollar. Dalam waktu satu minggu dengan 7 kali kerugian, maka dapat dipastikan bahwa maksimal pengeluaran trader adalah 3.500 dollar. Kedengarannya sedikit tapi jika dirupiahkan, totalnya bisa mencapai puluhan juta rupiah. Mungkin terdengar konyol tapi hal ini bisa dialami oleh trader apabila mereka berdagang sendirian atau bekerjasama dengan broker yang tidak begitu piawai. Sebaliknya jika bekerjasama dengan pialang berpengalaman, tentu hal ini tidak perlu terjadi. Mereka akan membantu trader semaksimal mungkin untuk menghemat pengeluaran. Caranya? Dengan meminimalisir kerugian yang terjadi. Memang kerugian akan tetap dialami oleh trader tapi jumlahnya tidak akan begitu besar selama bekerjasama dengan pialang berpengalaman.

Di samping itu, manfaat lain bekerjasama dengan broker forex berpengalaman adalah mendapatkan ketenangan karena setiap kali melakukan transaksi, Anda akan mendapatkan saran-saran bermanfaat sehingga Anda tidak berdagang dengan emosi tapi dengan logika. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan kenyamanan dalam berdagang valuta asing dan bebas dari tekanan dan keserakahan.

Investasi dengan Modal Minim? Ya Investasi Forex!

Investasi Forex2

Kunci sukses secara finansial tidak lain kecerdasan dalam mengelola keuangan. Selain membelanjakan keuangan dengan skala prioritas, Anda dituntut mengembangkan pendapatan dengan jalan investasi. Pendapatan minim sehingga tidak memungkinkan diri untuk melakukan investasi? Bukan alasan karena ada investasi dengan modal minim, benarkah? Yup, investasi forex tempatnya. Minimal Anda punya modal $100 saja, investasi forex bisa dilakukan. Broker forex sebagai pihak yang menghubungkan Anda dengan pasar uang bakal memberikan pinjaman dalam bentuk ratio perbandingan yang ditentukan dengan akun riil yang telah dibuat. Bagaimana, tertarik melakukan investasi forex?

Apa saja syarat-syaratnya?

Ada syarat-syarat yang harus Anda penuhi ketika berinvestasi forex. Apa saja?

  • Akun riil. Sebelumnya, akun riil harus terlebih dahulu dibuat dari broker forex untuk bisa melakukan trading. Sejatinya, ada 4 jenis akun riil yang ditawarkan yakni akun nano, mikro, mini, dan standar. Pembelian akun riil standar relatif lebih banyak dibanding lainnya. Sebaiknya pertimbangkan kemampuan & pengalaman yang dimiliki.
  • Plaftorm forex. Platform ini menampilkan situasi market forex serta instrumen-instrumen yang bisa digunakan trader untuk open/close order, setting take profit/stop loss, dsb. Kriteria platform forex yang penting dipilih: punya akses cepat, miliki indikator teknikal, fitur bahasa yang lengkap, dan bisa diakses lewat mobile.
  • Pasangan mata uang. Untuk bisa trading, Anda juga memerlukan pasangan mata uang. Pada dasarnya, masing-masing mata uang sudah memiliki pasangan masing-masing. Seperti berikut: GBP/USD, USD/JPY, NZD/USD, EUR/USD, dsb. GBP/USD terkenal agresif, cocok bagi Anda yang ingin cepat dapat keuntungan. USD/JPY bergerak pelan/stabil, cocok yang takut dengan resiko tinggi.

Bagaimana manajemennya?

Butuh manajemen yang apik untuk bisa sukses dalam investasi forex. Berikut:

Manajemen modal

Setiap trader harus memiliki manajemen modal saat trading forex. Tujuannya agar modal tidak tergerus meski mengalami kerugian. Bagaimana caranya? Dengan menetapkan pembatasan resiko untuk setiap trade. Misalnya, Anda memiliki modal lebih kurang $5.000 dengan batasan resiko per trader sebesar 4%. Artinya, kerugian yang dialami untuk setiap transaksi tidak boleh lebih dari $200 (4% x $5.000). Apabila transaksi pertama mengalami kerugian berarti resiko per trade sebesar 4% bakal dikalikan dengan $4.800 dan begitu seterusnya. Tak lupa untuk memiliki batasan resiko maksimum misalnya 40% dari modal awal. Apabila kerugian yang dialami mencapai $2.000, sebaiknya berhenti dahulu & lakukan evaluasi. Manajemen modal bukan hanya bertujuan untuk melindungi modal, melainkan untuk menambah modal salah satunya dengan position sizing. Anda telah menetapkan batasan kerugian maksimal 40% & batasan kerugian per trade 4% dari modal $5.000. Analisa teknikal menunjukkan batasan resiko sebesar 100 pips atau $100. Berarti besaran lot yang bisa Anda buka adalah $200 : $100 = 2 pips. Jika mengalami keuntungan sehingga memperbesar modal bisa naikkan besaran lot transaksi.

Manajemen resiko

Dibalik keuntungan menjanjikan dalam trading forex, tersimpan resiko tinggi. Ini dikarenakan pergerakan tren market yang sangat fluktuatif. Akan hal ini, Anda patut memiliki manajemen resiko guna meminimalisir bahkan mencegahnya. Caranya? Dengan menetapkan stop loss yang pada prinsipnya bakal menutup posisi secara otomatis apabila tren menyentuh batasan kerugian yang telah ditetapkan. Strategi lainnya adalah dengan switching, melakukan open order yang searah dengan tren sebelumnya dengan harapan mengembalikan kerugian sebelumnya. Switching bisa dilakukan tren bergerak kencang. Bisa juga dengan averaging, open order pada posisi berlawanan dengan tren sebelumnya dengan asumsi tren tidak selamanya bergerak satu arah. Averaging sangat beresiko, makanya trader dengan modal minim tidak dianjurkan.