Hati-Hati Memilih Broker Forex

Memilih Broker ForexDalam bisnis forex, penghubung antara trader dan pasar perdagangan ialah broker atau yang biasanya disebut juga dengan pialang. Tanpa trader yang profesional dan terpercaya, perdagangan tidak akan mungkin bisa berjalan dengan baik. Betapa tidak, jika layanan trader lambat tentu akan sangat tidak memuaskan. Hal yang juga paling ditakutkan adalah broker bisa melakukan penipuan, trader bisa dikelabui oleh broker dalam setiap perdagangannya sehingga tidak menutup kemungkinan modal lama kelamaan menjadi terkuras habis. Untuk itulah perlu ketelitian penuh dalam memilih broker khususnya bagi trader pemula. Menindaklanjuti hal ini, tentunya trader memerlukan rekomendasi atau referensi untuk memilih pialang yang tepat supaya dapat meminimalisir kerugian dan memperoleh hasil yang diharapkan. Untuk mengetahui hal ini, mari simak pada uraian berikut:

Pastikan sudah memiliki izin usaha dari BAPPEBTI

Bisnis forex termasuk salah satu perdagangan yang sudah memiliki izin resmi dari pemerintah atau BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) agar para investor memperoleh kenyamanan dan keamanan dalam berinvestasi. Sesuai dengan tujuan BAPPEBTI ialah menjadi pengawas perdagangan berjangka, maka tentu keamanan modal dapat terjaga. Begitu pentingnya peranan BAPPEBTI dalam perdagangan tersebut, oleh karenanya perhatikan hal ini secara baik-baik jika Anda juga seorang trader pemula guna menemukan broker yang cocok untuk menjadi jalur perdagangan Anda. Sebagai referensi, Anda bisa melihat daftar broker forex di dalam situs resmi lembaga tersebut untuk memperoleh pialang yang tepat. Ingat, sebuah perdagangan berskala internasional tentunya memerlukan pengawasan yang ketat supaya tidak terjebak ke dalam bisnis yang abal-abal dan menimbulkan banyak kerugian.

Usahakan broker memberi layanan maksimal

Seperti yang telah diketahui pada uraian di atas bahwa layanan yang maksimal sangat penting untuk diprioritaskan agar perdagangan bisa menghasilkan keuntungan. Layanan bisa terdapat pada pelatihan yang diberikan oleh broker sebelum trading. Latihan tersebut bertujuan untuk mengasah kemampuan, melatih insting, dan mengendalikan emosi para trader agar bisa menekuni perdagangan dengan baik. Di samping itu, pelayanan juga mencakup keamanan dalam trading seperti robot forex, stop loss, take profit, dan lain sebagainya. Contohnya pada robot forex yang bisa dimanfaatkan untuk berdagang sesuai keinginan sekalipun tidak diawasi karena memiliki kesibukan lain.

Pertimbangkan komisi dan spread serta leverage yang ditawarkan

Selain kedua hal di atas, yang juga penting untuk dipertimbangkan adalah komisi, spread, dan leverage. Komisi dan spread merupakan dua hal yang digabungkan menjadi sebuah biaya dalam sebuah perdagangan forex. Jadi, tidak hanya komisi yang perlu dikeluarkan tetapi juga spread. Setiap kali transaksi dilakukan, trader memiliki kewajiban dalam membayar biaya tersebut. Semakin besar dan sering transaksi dilakukan maka tentu akan semakin tinggi pula biaya yang dibebankan. Sementara leverage ialah berupa pinjaman modal dari pialang untuk trader bila ingin memperbanyak modal dalam berinvestasi. Dengan modal yang besar, pastinya trader mempunyai kesempatan untuk memperoleh untung banyak. Namun, yang perlu diperhatikan dalam hal ini adalah margin yang diberikan kepada broker karena relatif berbeda-beda.

Broker forex bukan hanya menjadi jembatan untuk menghubungkan trader dengan pasar, melainkan juga menjadi tempat memperoleh informasi atau berita forex yang bisa menjadi bahan analisis fundamental. Itulah sebabnya, sangat perlu hati-hati dan waspada dalam memilih broker untuk investasi forex. Jika Anda masih memiliki sedikit pengetahuan dalam bidang ini, Anda bisa dapatkan tips belajar forex untuk pemula. Dengan belajar secara maksimal, maka akan menambah bekal untuk berdagagang valas dengan baik.

Investasi Forex: Yang Perlu Dipahami oleh Trader Pemula

Investasi forex atau biasa dikenal dengan perdagangan valas kian menjadi daya tarik banyak orang untuk menekuninya. Hal ini dikarenakan investasi forex dapat dilakukan selama 5 hari penuh dan 24 jam full. Bila keberuntungan memihak kepada trader, maka besarnya keuntungan yang diperoleh bisa tinggi. Semakin banyak modal yang digunakan maka akan semakin besar nilai keuntungannya. Dengan mencari broker atau pialang yang terpercaya, investasi forex dapat dijalankan. trader pemula

Namun, bagi seorang trader pemula sangat disarankan untuk tidak gegabah dalam melakukan investasi ini, walaupun menggiurkan tapi resikonya yang cukup besar. Bahkan, trader yang sudah lama mengenal investasi ini juga kerap mengalami kerugian bila tidak dipertimbangkan secara matang ketika akan membuka posisi. Sebagai trader pemula, ada beberapa hal yang harus dipahami, yaitu:

Analisa

Dalam analisa forex terdapat dua analisa untuk mengetahui pergerakan nilai mata uang, yaitu analisa teknikal dan fundamental. Analisa teknikal adalah analisa yang dilakukan dengan cara menganalisis pergerakan mata uang melalui grafik masa lampau. Jadi dalam analisa ini, trader dapat memperkirakan pergerakan mata uang melalui kemampuan atau keahlian. Meski terlihat mudah, analisa tersebut tidak bisa dianggap remeh karena bisa saja kondisi ekonomi berubah dari tahun sebelumnya.

Sementara analisa fundamental ialah analisa yang dilakukan dengan melihat perkembangan ekonomi suatu negara yang mana mata uangnya diperdagangkan. Analisa ini terbilang sulit karena harus mengetahui dengan teliti tentang kondisi ekonomi suatu negara. Bila ekonomi negara sedang terpuruk maka pergerakan harga mata uang akan menurun, begitu pula sebaliknya apabila kondisi ekonomi sedang membaik tidak menutup kemungkinan pergerakan harga akan naik. Melalui kedua analisa di atas, perdagangan valas dapat dilakukan dengan nyaman. Namun bila analisanya dilakukan secara asal-asalan bukan tidak mungkin hasilnya juga akan berbalik arah (tidak sesuai). Oleh karena itu, analisa menjadi salah satu hal yang harus dimengerti dengan maksimal oleh trader sebelum terjun ke bisnis ini.

Stop loss

Dalam investasi forex dikenal yang namanya stop loss. Stop loss terbagi dalam dua bagian, yakni stop loss pertama dan kedua. Stop loss pertama adalah berfungsi untuk menghadang kerugian dalam jumlah yang telah ditentukan agar dapat meminimalisir kerugian, sedangkan stop loss kedua digunakan untuk menyimpan keuntungan dari trading yang telah dilakukan. Akan tetapi, kedua stop loss ini tidak dapat digunakan secara bersamaan, jika tidak hal yang malah terjadi adalah trader bisa mengalami kerugian dan bahkan bisa kehilangan modal karena trading tetap berjalan secara otomastis.

Take profit

Fungsi take profit hampir sama dengan fungsi stop loss yang kedua yakni mengamankan keuntungan. Dengan mengatur take profit pada bagian nomor pada possition ID kemudian memilih change dan tinggal menentukan jumlah poin yang diinginkan serta klik ok, maka take profit dalam berfungsi secara otomatis. Meski pergerakan harga menjadi menurun dalam waktu sekejap keuntungan sudah aman. Ingat, take profit adalah salah satu upaya dalam mengamankan keuntungan yang bakal diperoleh sehingga harus dipahami dengan baik sebelum membuka posisi. Bisa jadi yang tadinya hampir untung malah merugi karena take profit tidak dimanfaatkan dengan baik.

Leverage

Leverage dikenal dengan istilah “pedang bermata dua” selain menawarkan kelebihan juga menyimpan kekurangan. Leverage adalah berupa pinjaman modal yang ditawarkan oleh broker untuk trader. Dalam hal ini, pinjaman akan dihitung sesuai rasio, ada broker yang menawarkan 1:200, 1:200, bahkan 1:500. Untuk melakukan pinjaman itu sendiri tentunya pialang tidak langsung percaya begitu saja, dengan kata lain umumnya memiliki jaminan yang cukup mendukung dalam peminjaman modal tersebut. Sebab bila kerugian yang malah terjadi, modal bisa hilang dalam jumlah besar.

Mengetahui hal-hal asing seputar forex menjadi salah satu kunci utama untuk dapat melakukan perdangan valas dengan nyaman. Untuk memperoleh informasi itu sendiri tidak cukup bila hanya belajar forex dari satu sumber, tetapi harus banyak sumber lainnya karena setiap sumber bisanya sulit dipahami dan belum tentu sesuai dengan kenyataan.