Investasi Forex: Yang Perlu Dipahami oleh Trader Pemula

Investasi forex atau biasa dikenal dengan perdagangan valas kian menjadi daya tarik banyak orang untuk menekuninya. Hal ini dikarenakan investasi forex dapat dilakukan selama 5 hari penuh dan 24 jam full. Bila keberuntungan memihak kepada trader, maka besarnya keuntungan yang diperoleh bisa tinggi. Semakin banyak modal yang digunakan maka akan semakin besar nilai keuntungannya. Dengan mencari broker atau pialang yang terpercaya, investasi forex dapat dijalankan. trader pemula

Namun, bagi seorang trader pemula sangat disarankan untuk tidak gegabah dalam melakukan investasi ini, walaupun menggiurkan tapi resikonya yang cukup besar. Bahkan, trader yang sudah lama mengenal investasi ini juga kerap mengalami kerugian bila tidak dipertimbangkan secara matang ketika akan membuka posisi. Sebagai trader pemula, ada beberapa hal yang harus dipahami, yaitu:

Analisa

Dalam analisa forex terdapat dua analisa untuk mengetahui pergerakan nilai mata uang, yaitu analisa teknikal dan fundamental. Analisa teknikal adalah analisa yang dilakukan dengan cara menganalisis pergerakan mata uang melalui grafik masa lampau. Jadi dalam analisa ini, trader dapat memperkirakan pergerakan mata uang melalui kemampuan atau keahlian. Meski terlihat mudah, analisa tersebut tidak bisa dianggap remeh karena bisa saja kondisi ekonomi berubah dari tahun sebelumnya.

Sementara analisa fundamental ialah analisa yang dilakukan dengan melihat perkembangan ekonomi suatu negara yang mana mata uangnya diperdagangkan. Analisa ini terbilang sulit karena harus mengetahui dengan teliti tentang kondisi ekonomi suatu negara. Bila ekonomi negara sedang terpuruk maka pergerakan harga mata uang akan menurun, begitu pula sebaliknya apabila kondisi ekonomi sedang membaik tidak menutup kemungkinan pergerakan harga akan naik. Melalui kedua analisa di atas, perdagangan valas dapat dilakukan dengan nyaman. Namun bila analisanya dilakukan secara asal-asalan bukan tidak mungkin hasilnya juga akan berbalik arah (tidak sesuai). Oleh karena itu, analisa menjadi salah satu hal yang harus dimengerti dengan maksimal oleh trader sebelum terjun ke bisnis ini.

Stop loss

Dalam investasi forex dikenal yang namanya stop loss. Stop loss terbagi dalam dua bagian, yakni stop loss pertama dan kedua. Stop loss pertama adalah berfungsi untuk menghadang kerugian dalam jumlah yang telah ditentukan agar dapat meminimalisir kerugian, sedangkan stop loss kedua digunakan untuk menyimpan keuntungan dari trading yang telah dilakukan. Akan tetapi, kedua stop loss ini tidak dapat digunakan secara bersamaan, jika tidak hal yang malah terjadi adalah trader bisa mengalami kerugian dan bahkan bisa kehilangan modal karena trading tetap berjalan secara otomastis.

Take profit

Fungsi take profit hampir sama dengan fungsi stop loss yang kedua yakni mengamankan keuntungan. Dengan mengatur take profit pada bagian nomor pada possition ID kemudian memilih change dan tinggal menentukan jumlah poin yang diinginkan serta klik ok, maka take profit dalam berfungsi secara otomatis. Meski pergerakan harga menjadi menurun dalam waktu sekejap keuntungan sudah aman. Ingat, take profit adalah salah satu upaya dalam mengamankan keuntungan yang bakal diperoleh sehingga harus dipahami dengan baik sebelum membuka posisi. Bisa jadi yang tadinya hampir untung malah merugi karena take profit tidak dimanfaatkan dengan baik.

Leverage

Leverage dikenal dengan istilah “pedang bermata dua” selain menawarkan kelebihan juga menyimpan kekurangan. Leverage adalah berupa pinjaman modal yang ditawarkan oleh broker untuk trader. Dalam hal ini, pinjaman akan dihitung sesuai rasio, ada broker yang menawarkan 1:200, 1:200, bahkan 1:500. Untuk melakukan pinjaman itu sendiri tentunya pialang tidak langsung percaya begitu saja, dengan kata lain umumnya memiliki jaminan yang cukup mendukung dalam peminjaman modal tersebut. Sebab bila kerugian yang malah terjadi, modal bisa hilang dalam jumlah besar.

Mengetahui hal-hal asing seputar forex menjadi salah satu kunci utama untuk dapat melakukan perdangan valas dengan nyaman. Untuk memperoleh informasi itu sendiri tidak cukup bila hanya belajar forex dari satu sumber, tetapi harus banyak sumber lainnya karena setiap sumber bisanya sulit dipahami dan belum tentu sesuai dengan kenyataan.

Investasi dengan Modal Minim? Ya Investasi Forex!

Investasi Forex2

Kunci sukses secara finansial tidak lain kecerdasan dalam mengelola keuangan. Selain membelanjakan keuangan dengan skala prioritas, Anda dituntut mengembangkan pendapatan dengan jalan investasi. Pendapatan minim sehingga tidak memungkinkan diri untuk melakukan investasi? Bukan alasan karena ada investasi dengan modal minim, benarkah? Yup, investasi forex tempatnya. Minimal Anda punya modal $100 saja, investasi forex bisa dilakukan. Broker forex sebagai pihak yang menghubungkan Anda dengan pasar uang bakal memberikan pinjaman dalam bentuk ratio perbandingan yang ditentukan dengan akun riil yang telah dibuat. Bagaimana, tertarik melakukan investasi forex?

Apa saja syarat-syaratnya?

Ada syarat-syarat yang harus Anda penuhi ketika berinvestasi forex. Apa saja?

  • Akun riil. Sebelumnya, akun riil harus terlebih dahulu dibuat dari broker forex untuk bisa melakukan trading. Sejatinya, ada 4 jenis akun riil yang ditawarkan yakni akun nano, mikro, mini, dan standar. Pembelian akun riil standar relatif lebih banyak dibanding lainnya. Sebaiknya pertimbangkan kemampuan & pengalaman yang dimiliki.
  • Plaftorm forex. Platform ini menampilkan situasi market forex serta instrumen-instrumen yang bisa digunakan trader untuk open/close order, setting take profit/stop loss, dsb. Kriteria platform forex yang penting dipilih: punya akses cepat, miliki indikator teknikal, fitur bahasa yang lengkap, dan bisa diakses lewat mobile.
  • Pasangan mata uang. Untuk bisa trading, Anda juga memerlukan pasangan mata uang. Pada dasarnya, masing-masing mata uang sudah memiliki pasangan masing-masing. Seperti berikut: GBP/USD, USD/JPY, NZD/USD, EUR/USD, dsb. GBP/USD terkenal agresif, cocok bagi Anda yang ingin cepat dapat keuntungan. USD/JPY bergerak pelan/stabil, cocok yang takut dengan resiko tinggi.

Bagaimana manajemennya?

Butuh manajemen yang apik untuk bisa sukses dalam investasi forex. Berikut:

Manajemen modal

Setiap trader harus memiliki manajemen modal saat trading forex. Tujuannya agar modal tidak tergerus meski mengalami kerugian. Bagaimana caranya? Dengan menetapkan pembatasan resiko untuk setiap trade. Misalnya, Anda memiliki modal lebih kurang $5.000 dengan batasan resiko per trader sebesar 4%. Artinya, kerugian yang dialami untuk setiap transaksi tidak boleh lebih dari $200 (4% x $5.000). Apabila transaksi pertama mengalami kerugian berarti resiko per trade sebesar 4% bakal dikalikan dengan $4.800 dan begitu seterusnya. Tak lupa untuk memiliki batasan resiko maksimum misalnya 40% dari modal awal. Apabila kerugian yang dialami mencapai $2.000, sebaiknya berhenti dahulu & lakukan evaluasi. Manajemen modal bukan hanya bertujuan untuk melindungi modal, melainkan untuk menambah modal salah satunya dengan position sizing. Anda telah menetapkan batasan kerugian maksimal 40% & batasan kerugian per trade 4% dari modal $5.000. Analisa teknikal menunjukkan batasan resiko sebesar 100 pips atau $100. Berarti besaran lot yang bisa Anda buka adalah $200 : $100 = 2 pips. Jika mengalami keuntungan sehingga memperbesar modal bisa naikkan besaran lot transaksi.

Manajemen resiko

Dibalik keuntungan menjanjikan dalam trading forex, tersimpan resiko tinggi. Ini dikarenakan pergerakan tren market yang sangat fluktuatif. Akan hal ini, Anda patut memiliki manajemen resiko guna meminimalisir bahkan mencegahnya. Caranya? Dengan menetapkan stop loss yang pada prinsipnya bakal menutup posisi secara otomatis apabila tren menyentuh batasan kerugian yang telah ditetapkan. Strategi lainnya adalah dengan switching, melakukan open order yang searah dengan tren sebelumnya dengan harapan mengembalikan kerugian sebelumnya. Switching bisa dilakukan tren bergerak kencang. Bisa juga dengan averaging, open order pada posisi berlawanan dengan tren sebelumnya dengan asumsi tren tidak selamanya bergerak satu arah. Averaging sangat beresiko, makanya trader dengan modal minim tidak dianjurkan.